
Air Terjun Dano Tua
Air terjun alami dengan lintasan trekking ringan dan suasana hutan tropis di kaki Gunung Klabat. Spot favorit untuk piknik dan camping ground.
Temukan kekayaan bentang alam Minahasa, situs bersejarah warisan leluhur, serta wahana edukasi praktis yang dikelola langsung oleh masyarakat desa kami.

Air terjun alami dengan lintasan trekking ringan dan suasana hutan tropis di kaki Gunung Klabat. Spot favorit untuk piknik dan camping ground.

Formasi batu purba berusia ribuan tahun dengan teknik susun tanpa perekat, disebut juga "tangga ke kayangan". Struktur megalitik non-funerary untuk upacara ritual.

Spot panorama matahari terbenam di kaki Gunung Klabat dengan latar pegunungan dan hamparan lembah hijau. Tempat favorit untuk fotografi dan relaksasi.

Lesung batu tua peninggalan peradaban agraris awal di Tumaluntung. Alat tumbuk biji-bijian yang menandakan peralihan dari berburu-meramu ke bercocok tanam.

Kompleks makam batu megalitik khas Minahasa dengan tiga macam bentuk: Waruga Polos, Waruga Ornamen, dan Waruga Semen. Cerminan peradaban Austronesia.

Pertunjukan seni tradisional subetnis Tonsea dengan tarian khas (Maengket, Kabasaran, Lili Royor) dan iringan musik kolintang yang syahdu.
Wisata edukasi proses penyulingan tradisional cap tikus — minuman beralkohol khas Minahasa. Dari penyadapan nira aren hingga distilasi kuali tembaga.
Edukasi pertanian organik dan pengolahan limbah ternak menjadi biogas sebagai energi alternatif desa. Bagian dari sistem ekonomi kerakyatan Mapalus.
Proses tradisional pembuatan gula merah dari nira aren tanpa bahan pengawet. Edukasi rantai nilai dari penyadapan hingga pengemasan produk.
Workshop pembuatan sabun herbal eco-friendly berbahan alami produksi lokal Tumaluntung. Ramah lingkungan dengan kemasan biodegradable.
Edukasi fermentasi buah pala menjadi wine khas Tumaluntung. Proses produksi dari pemilihan buah pala segar hingga fermentasi dan pengemasan.