Tenged Watu (Lesung Batu)
📸Galeri Foto
8 file RAW (CR2) tersedia — klik untuk lihat
📖Tentang Tenged Watu (Lesung Batu)
"Tenged Watu" berasal dari bahasa Tonsea: tenged berarti lesung, dan watu berarti batu. Artefak ini digunakan sebagai alat tumbuk biji-bijian atau beras oleh masyarakat kuno Tumaluntung, menandakan sistem pertanian awal yang berkembang di lembah Tumaluntung.
📜Sejarah & Latar Belakang
Lesung batu tua ini menegaskan bahwa masyarakat kuno Tumaluntung sudah beralih dari berburu-meramu ke bercocok tanam, yang merupakan salah satu indikator peradaban menetap dan mapan secara sosial-ekonomi. Tenged Watu menjadi bukti nyata bahwa peradaban agraris telah tumbuh di wilayah ini sejak berabad-abad lalu, jauh sebelum pengaruh kolonial masuk.
🌿Makna Budaya
Tenged Watu merupakan warisan budaya agraris masyarakat Tonsea. Keberadaannya menunjukkan keterikatan erat masyarakat Tumaluntung dengan alam dan tanah leluhur mereka — nilai yang hingga kini masih dijaga melalui praktik pertanian organik dan sistem Mapalus (gotong royong).
⭐Highlight & Aktivitas Utama
💡Tips Kunjungan
- 1Spot foto benda purbakala yang unik
- 2Kombinasikan dengan kunjungan ke Waruga di area yang sama
- 3Tersedia pemandu lokal untuk penjelasan sejarah



