Kembali ke Daftar Destinasi
Wisata BudayaRp 30,000

Waruga Kampung Tua

📸Galeri Foto

Waruga Kampung Tua 1
Waruga Kampung Tua 2
Waruga Kampung Tua 3
Waruga Kampung Tua 4
Waruga Kampung Tua 5
Waruga Kampung Tua 6
Waruga Kampung Tua 7
Waruga Kampung Tua 8
Waruga Kampung Tua 9
Waruga Kampung Tua 10
Waruga Kampung Tua 11
Waruga Kampung Tua 12

📖Tentang Waruga Kampung Tua

Waruga adalah kuburan kuno orang Minahasa yang terbuat dari dua batu besar: wadah persegi dan penutup berbentuk atap rumah adat Minahasa. Berbeda dengan kuburan pada umumnya, Waruga ditempatkan di atas tanah dengan posisi mayat yang dimasukkan dalam keadaan meringkuk (seperti janin), melambangkan perjalanan kembali ke alam baka.

📜Sejarah & Latar Belakang

Waruga di Tumaluntung memiliki tiga macam bentuk: (1) Waruga Polos — tanpa ukiran, (2) Waruga Ornamen — dengan ukiran geometris dan figur manusia yang mengindikasikan kepercayaan terhadap roh leluhur (ancestor worship), dan (3) Waruga Semen — yang menggunakan material batu dan semen sebagai pengaruh arsitektur modern. Pada tahun 1975, sebagian Waruga dari Desa Tumaluntung dipindahkan ke Desa Sawangan oleh Gubernur H. V. Worang, bersama 1 buah Tenged Watu.

🌿Makna Budaya

Waruga bukan sekadar makam, melainkan manifestasi peradaban Austronesia yang sudah menetap dan berbudaya agraris sejak lebih dari 1.000 tahun sebelum Masehi. Ukiran pada Waruga menceritakan kisah kehidupan leluhur dan menjadi sumber sejarah visual yang tak ternilai. Situs ini juga menjadi pusat edukasi tentang sistem kepercayaan animistik-agraris masyarakat Minahasa kuno.

Highlight & Aktivitas Utama

Makam batu purba
Ukiran geometris
Tur sejarah desa
Tiga jenis Waruga

💡Tips Kunjungan

  • 1Gunakan jasa pemandu untuk memahami cerita di balik ukiran Waruga
  • 2Kombinasikan kunjungan dengan tur kampung tua
  • 3Jangan memegang atau merusak batu purba
  • 4Siapkan kamera untuk dokumentasi ukiran geometris

Informasi Kunjungan

📍 Lokasi:Kompleks situs Waruga, Desa Tumaluntung
🕐 Jam Buka:08:00 - 17:00 WITA
💰 Tiket:Rp 30,000